• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Uncategorized

Untuk gaet Kawula Muda, Dunlop Luncurkan Dua Ban Tubeless Baru

Bagi sebagian orang, khususnya kawula muda, ban tidak hanya berfungsi sebagai komponen agar sepeda motor dapat berjalan. Ban juga memiliki fungsi estetik bagi pengendara untuk tampil lebih gaya.

“Menyadari hal itu kami meluncurkan ban motor Dunlop TT 902 dan D115,” kata Advertising and Promotion Manager PT Sumi Rubber Indonesia Hartono, di Jakarta.

Hartono menyatakan, Dunlop TT 902 dan D115 hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen muda yang gemar menggunakan velg-velg alumunium. Dikatakan Hartono D115 diproduksi dalam tipe tubeless rim 14 dan tersedia dalam lima ukuran motor scootik.

Sedangkan TT 902 diproduksi dalam rim 17 dengan 6 tipe tubeless dan 3 tipe tube untuk motor bebek.

Dunlop TT 902 dan D115 terbuat dari material compound khusus yang membuat daya cengkram ban lebih mantap dan stabil ketika dikendarai dalam kecepatan tinggi baik jalan basah maupun kering. Selain itu, kedua produk terbaru Dunlop itu juga memiliki rolling resistance yang rendah sehingga irit bahan bakar.

Kembangan pada kedua produk Dunlop dirancang sesempurna mungkin dengan tampilan alur melintang untuk menghindari slip saat kendaraan menikung dalam kecepatan tinggi. Sepanjangan 2011 sendiri, PT Sumi Rubber Indonesia telah menjual sekitar 2 juta unit.

Wow Begini Penampakannya Ban Tanpa Angin di GIIAS 2019

Banyak Sejumlah merek ban kendaraan bermotor turut meramaikan GIIAS 2019. Namun ada satu yang menyuguhkan sesuatu yang beda, yakni Dunlop dengan konsep air-less tyre alias ban tanpa angin.

Ban masa depan dengan nama Gyroblade itu sejatinya telah diperkenalkan di Tokyo Auto Salon, Jepang pada 2015. Meski secara bentuk berbeda dengan ban konvensional yang beredar saat ini, Gyroblade diklaim memiliki fungsi yang sama.

“Prinsip dasar dari ban ini ada tiga bagian, pertama pelek yg dikelilingi jari-jari yang terbuat dari resin khusus yang menggantikan fungsi udara. Bagian luar telapak. Meski tidak menggunakan angin namun tetap punya fungsi dasar dari sebuah ban yakni comfort, safety dan handling,” terang Sales & Promotion Manager Dunlop Indonesia, Hartono di GIIAS 2019.

Dunlop

Konsep ban tanpa angin Dunlop Gyroblade.
Lebih lanjut ia menyampikan, ban ini memiliki keunggulan lain. “Keunggulannya anti bocor, tidak perlu perawatan, pengendalian yang baik, sangat bagus di jalan basah karena memiliki hydroplaning yang baik,” Hartono menambahkan.

Sayangnya, belum ada update mengenai pengembangan ban ini terkait waktu produksinya. “Ini masih konsep, sampai sekarang belum bisa sampaikan kelanjutannya,” kata Hartono.

Meski begitu dirinya memastikan bahwa pengembangan terhadap ban ini masih terus dilakukan. Bukan tidak mungkin, ban ini akan digunakan oleh mobil masa depan.

“Tinggal menunggu kendaraan masa depannya, kami juga akan kembali berupaya membuat agar ban ini dapat memenuhi standar OEM para pabrikan mobil seperti beberapa produk kami lainnya,” ujarnya.

BEKAL PENGETAHUAN UNTUK STAKEHOLDER

PT Sumi Rubber Indonesia terus memberikan yang terbaik bagi mitra dan pelanggannya. Tidak sekadar memperkenalkan jajaran produk semata, layanan terbaik juga terus digaungkan pabrikan ban asal Jepang di Indonesia. Tanggung jawab inilah direpresentasikan dengan hadirnya Dunlop Academy pada Mei, 2018 lalu.

Aktivitas Dunlop Academy mulai menggeliat. Para instruktur Dunlop Academy mempersiapkan modul untuk para peserta selama 3 hari secara intens dan simultan. Tidak hanya teori, modul pratikum dikemas sedemikian rupa agar bisa memberikan gambaran pengetahuan ban dan pelayanan pelanggan secara gamblang.

Bisa dibilang, kehadiran Dunlop Academy menjadi langkah tepat. Inilah training center yang dibuat dalam mendukung target menjadi nomor satu. Dunlop Academy berada dalam lokasi pabrik PT Sumi Rubber Indonesia di Kawasan Industri Indotaise, Cikampek, Jawa Barat. Dunlop Academy ini memfasilitasi para stakeholder seperti karyawan, distributor, dan Dunlop Shop untuk meningkatkan kemampuan personil dan pengetahuan produk Dunlop.

“Pesertanya dari segala stakeholder Dunlop. Mulai dari berbagai divisi Surindo, kemudian distributor di seluruh Indonesia. Baru kemudian, para Dunlop Shop di Indonesia juga mendapat kesempatan menjadi peserta Dunlop Academy,” tukas Bambang H, selaku Manager Training PT Sumi Rubber Indonesia.

Para sales dari Surindo menjadi debut pengisi candradimuka Surindo ini. Ujung tombak penjualan Surindo berkumpul memadati kelas Dunlop Academy pada Juli 2018 lalu. Setidaknya ada 36 peserta yang terbagi dalam 3 kelompok dalam kelas.

Selanjutnya, giliran para distributor Dunlop yang berkesempatan menimba ilmu. Selama Agustus 2018, para distributor Dunlop di Tanah Air menjadi peserta. Distributor dari area Jabodetabek, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan dan Sulawesi.

Ada sekitar 34 peserta dari distributor Dunlop di Indonesia. Mereka terbagi dalam 3 kelompok kelas. Tidak hanya teoritis, Dunlop Academy juga memberikan praktik berkaitan dengan industri ban secara umum maupun khusus untuk produk tertentu.

Selama 3 hari secara marathon, para peserta dari distributor ini mendapatkan edukasi baik yang bersifat teknikal maupun komersial. Materi tentang pengetahuan ban, pratikum bongkar pasang ban PCR hingga TBR, salesmanship, hingga keselamatan kerja menjadi materi.

Singkat kata, semuanya ini berimbas pada peningkatan mutu layanan Dunlop ke publik. Dan kepuasan konsumenlah yang menjadi orientasi Dunlop.

BAN TBR DUNLOP KALI PERTAMA SUPLAI KE OEM

Pertama dalam sejarah PT Sumi Rubber Indonesia mensuplai ban truk dan bus untuk pasar OEM (Original Equipment Manufacture). Setelah 2 tahun lebih menunggu, akhirnya PT Sumi Rubber Indonesia (Surindo) dan PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), sepakat menjalin kerjasama.

Seperti diketahui, sejak awal berdiri Surindo sebagai produsen ban merek Dunlop lebih memprioritaskan produksi ban mobil untuk kendaran penumpang. Dan pada hari Kamis (27/09), Surindo telah menorehkan sejarah baru, yaitu untuk pertama kali mensuplai ban TBR (Truck Bus Radial) ke pabrik truk dan bus merek Hino.

Dan ban TBR tubeless SP 343 langsung dikirim ke pabrik Hino menggunakan truk berkapasitas besar. Event bertema ‘TBR Delivery To OEM Ceremony’ itu berlangsung di pabrik Dunlop yang berada di Kawasan Industri Indotaise, Cikampek, Jawa Barat. Turut hadir jajaran direksi dan manajemen Surindo, seperti Toshio Koyama, Shinji Suzuki, Tomonori Shiomi, Y. Tanaka, S. Hirano, Erwin Chandra dan lainnya hingga para staf Surindo untuk menjadi saksi sejarah tersebut.

“Kami sangat gembira dengan kesepakatan kerjasama ini. Apalagi suplai produk ke pabrikan mobil truk menggunakan ban TBR, adalah yang pertama dan menjadi sejarah Surindo. Sehingga kedepannya diharapkan kerjasama ini dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Toshio Koyama, Presiden Direktur Surindo di Cikampek, Jawa Barat (27/09).

Dia menambahkan kalau ban TBR yang dipakai pada kendaraan niaga, seperti truk dan bus saat ini sedang tumbuh. Maka tidak ada salahnya jika Surindo sebagai produsen ban merek Dunlop ikut mendukung perubahan ban dari tipe lama (bias) ke ban tipe radial untuk semua kendaraan niaga.

Atas jalinan kerjasama ini, Surindo berharap kepada semua pihak terutama internal Surindo baik di tingkat manajemen dan staf dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Scroll to top
Banner iklan disini